Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
RUprime Healthcare Syariah (www.prudential.co.id)
Asuransi mendadak jadi barang paling penting dan diharapkan ketika seseorang hasilnya dirawat di rumah sakit

Percaya atau tidak, banyak orang gres akan merasa butuh dan menyesal ketika tidak mempunyai perlindungan di waktu yang sangat genting. Sebut saja salah satu di antaranya tidak punya asuransi. Padahal barang yang satu ini sewaktu-waktu sanggup menjadi yang kuasa penolong di kala mendesak. Misalnya tanpa kita duga dan prediksi harus di rawat di rumah sakit untuk beberapa hari ke depan.

Jika tidak ada perlindungan menyerupai asuransi, saya yakin ketika dokter memvonis anda harus dirawat inap, di ketika itu pula pikiran anda mulai berkecamuk. Entah itu mikirin masakan di rumah sakit yang tidak enak, acara mencari nafkah terganggu, kegiatan dalam rumah tangga terganggu, hingga berapa lembar uang potongan seratus ribu yang bakal melayang. Semua itu niscaya pribadi terpikirkan dalam sekejap, padahal sebelumnya masbodoh aja. Malah mungkin beranggapan fisik masih besar lengan berkuasa ini, masih muda, dan lain sebagainya.

Memang, setiap kali berbicara mengenai asuransi, banyak orang berpikirnya jangka pendek. Kebanyakan beranggapan bahwa asuransi itu hanya menguras isi kantong saja. Tiap bulan harus bayar premi yang jikalau dipikir-pikir tidak mengecewakan juga buat nalangin kebutuhan sehari-sehari. Yah, meskipun hanya untuk 2-3 hari saja sih sebenarnya.

Itu juga kalau tinggalnya di kampung, menyerupai kampung halaman saya, Wakatobi. Tapi kalau buat yang tinggal di kota besar menyerupai Jakarta misalnya, duit premi sebulan mana cukup buat kebutuhan sehari-hari. Malah mungkin di rasa kurang, harus nombok lagi.

Tak banyak orang yang berpikir jangka panjang mengenai manfaat asuransi yang sangat luar biasa. Dimana diwaktu yang sangat krusial dan terdesak, asuransi bakal tampil menjadi yang kuasa penolong untuk anda. Yakin dan percaya saja, suatu ketika keuntungannya akan anda rasakan juga bahkan ucapan terima kasih dan puja puji bakal anda tujukan padanya.

Prudential PRUprime Healthcare Syariah

Berbicara perihal asuransi yang punya segudang manfaat, seminggu yang lalu, tepatnya Rabu tanggal 14 Juni 2017, PT. Prudential Life Assurance melaunching produk gres berbasis syariah. Asuransi tersebut diberi nama “Prudential PRUprime Healthcare Syariah”.

Peluncuran produk terbaru tersebut sekaligus menandai 10 tahun kepedulian Prudential Indonesia terhadap kesehatan warga negara Indonesia, dalam hal ini yang berbasis syariah dan lebih khusus lagi bagi umat muslim.

Ibu Nini Sumohandoyo
Kepedulian tersebut sangat beralasan, mengingat lebih banyak didominasi penduduk Indonesia yaitu muslim. Mengutip klarifikasi dari Ibu Nini Sumohandoyo yang menjabat sebagai Corporate Marketing, Communications and Sharia Director, Prudential Indonesia bahwa jikalau melihat lebih jauh lagi, hal ini menjadi sebuah potensi yang sangat besar. Apalagi hingga ketika ini, pengguna asuransi syariah gres berkisar di angka 7% saja.

Namun demikian, asuransi berbasis syariah perlahan-lahan menjadi primadona bagi umat Islam di tanah air. Hal ini alasannya yaitu asuransi syariah dikembangkan berbasarkan ketentuan Islam, serta secara garis besar merupakan asuransi yang sudah mempunyai kejelasan hukum, termasuk sesuai dengan aturan Islam.
Meski berbasis syariah, siapapun boleh menjadi nasabah dari Prudential Syariah ini. Artinya, asuransi ini tak hanya untuk umat muslim saja, tapi juga untuk umat lainnya. Dan hal ini sejalan dengan slogan yang diusung, yakni #PRUSyariahUntukSemua.

Menarik bukan? So, sudah siap merencanakan sekaligus merancang masa depan keuangan anda sesuai prinsip aturan serta syariat Islam bersama Prudential PRUprime Healthcare Syariah.

Oh iya, sesuai dengan nama produknya yang berbasis syariah, prinsip-prinsip universal dalam bersyariah pun berlaku di sini. Tepatnya sanggup saling tolong menolong membuatkan resiko, hingga laba yang sanggup diaplikasikan ke semua orang dan tentunya sanggup memenuhi kebutuhan para keluarga di Indonesia.

Sejak menciptakan terobosan gres berbasis syariah 10 tahun yang lalu, Prudential Indonesia sekarang telah mempunyai kurang lebih 510.000 polis syariah yang aktif dengan aset yang besar pula, yakni sekitar Rp. 3,4 triliun.

Keunggulan PRUprime Healthcare Syariah

www.prudential.co.id
Pasti ada yang bertanya-tanya, apa sih keunggulan dari PRUprime Healthcare Syariah itu sendiri? Jawabannya tentu banyak, namun sebelum membedah keunggulannya, ada baiknya kita tahu dulu apa itu PRUprime Healthcare Syariah.

Dari website Prudential Indonesia dijelaskan bahwa PRUprime healthcare syariah merupakan produk asuransi rawat inap berbasis syariah yang membayar biaya rumah sakit sesuai tagihan, dengan jangkauan global dan manfaat berkembang. Produk ini diluncurkan alasannya yaitu Prudential senantiasa mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat Indonesia yang menginginkan pinjaman menurut prinsip serta nilai-nilai universal syariah.”

Dari klarifikasi tersebut sudah terang sekali, bahwa salah satu keunggulan dari PRUprime healthcare syariah yaitu klaim yang dibayarkan kepada nasabah sesuai dengan tagihan rumah sakit. Artinya, nasabah tidak perlu pusing lagi memikirkan tagihan atau berapa lembar pecarahan Rp. 100.000 yang bakal dikeluarkan. Dengan kata lain, nasabah cukup fokus pada proses pemulihan selama dirawat di rumah sakit.

Sedangkan keunggulan lain PRUprime healthcare syariah, yakni :

  • Usia pertanggungan hingga 85 tahun, 
  • Memberikan manfaat pembayaran maksimal hinggan 35 milyar pertahun, apabila seluruh batas manfaat telah terpakai. Inilah yang menjadi ciri khas PRUprime healthcare syariah dikenal dengan limit booster, 
  • Kunjungan dokter seorang andal tanpa batas, 
  • Menawarkan manfaat berkembang dengan penambahan sebesar 10% dari batas manfaat tahunan awal, dengan syarat tidak ada klaim selama satu tahun polis berjalan, 
  • Perlindungan Internasional hingga ke seluruh dunia ( selain Amerika Serikat ), 
  • Kelas kamar glamor untuk rawat inap hingga Rp. 8 juta/hari, 
  • Manfaat pembayaran secara cashless di jaringan rumah sakit yang luas di Indonesia, Singapura dan Malaysia.
Terakhir sekaligus menyebabkan PRUprime healthcare syariah mempunyai keunggulan yang semakin menarik, yaitu diberikannya Dana Marhamah atau santunan kasih sayang. Dana ini diberikan jikalau nasabah meninggal dunia. Dan sesuai dengan taglinenya “PRUsyariah Untuk Semua”, dimana  prinsip-prinsip syariah berlaku universal, maka syariah sanggup diterapkan oleh siapapun tanpa pandang bulu, lintas agama, suku dan bangsa.

Untuk itulah, PRUprime healthcare syariah sanggup dimiliki oleh semua orang. Karena sehat itu bukan milikin oknum, sekelompok orang, atau segelintir orang saja, tapi sehat itu milik kita semua. Ya, milik semua orang.

Urusan sakit memang sudah di atur oleh Allah SWT, tapi tidak ada salahnya untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Karena yang namanya sakit sanggup tiba kapan saja tanpa harus direncanakan terlebih dahulu. Dan salah satu kewasapadaan yang perlu kita lakukan yaitu menyiapkan dana sakit dari jauh-jauh hari, salah satunya lewat asuransi.

Dan buat kau yang gundah menentukan asuransi, PRUprime healthcare syariah menawarkan solusi untuk meringankan bebanmu.

Makassar, 21 Juni 2017
Read More
RUprime Healthcare Syariah (www.prudential.co.id)
Asuransi mendadak jadi barang paling penting dan diharapkan ketika seseorang hasilnya dirawat di rumah sakit

Percaya atau tidak, banyak orang gres akan merasa butuh dan menyesal ketika tidak mempunyai perlindungan di waktu yang sangat genting. Sebut saja salah satu di antaranya tidak punya asuransi. Padahal barang yang satu ini sewaktu-waktu sanggup menjadi yang kuasa penolong di kala mendesak. Misalnya tanpa kita duga dan prediksi harus di rawat di rumah sakit untuk beberapa hari ke depan.

Jika tidak ada perlindungan menyerupai asuransi, saya yakin ketika dokter memvonis anda harus dirawat inap, di ketika itu pula pikiran anda mulai berkecamuk. Entah itu mikirin masakan di rumah sakit yang tidak enak, acara mencari nafkah terganggu, kegiatan dalam rumah tangga terganggu, hingga berapa lembar uang potongan seratus ribu yang bakal melayang. Semua itu niscaya pribadi terpikirkan dalam sekejap, padahal sebelumnya masbodoh aja. Malah mungkin beranggapan fisik masih besar lengan berkuasa ini, masih muda, dan lain sebagainya.

Memang, setiap kali berbicara mengenai asuransi, banyak orang berpikirnya jangka pendek. Kebanyakan beranggapan bahwa asuransi itu hanya menguras isi kantong saja. Tiap bulan harus bayar premi yang jikalau dipikir-pikir tidak mengecewakan juga buat nalangin kebutuhan sehari-sehari. Yah, meskipun hanya untuk 2-3 hari saja sih sebenarnya.

Itu juga kalau tinggalnya di kampung, menyerupai kampung halaman saya, Wakatobi. Tapi kalau buat yang tinggal di kota besar menyerupai Jakarta misalnya, duit premi sebulan mana cukup buat kebutuhan sehari-hari. Malah mungkin di rasa kurang, harus nombok lagi.

Tak banyak orang yang berpikir jangka panjang mengenai manfaat asuransi yang sangat luar biasa. Dimana diwaktu yang sangat krusial dan terdesak, asuransi bakal tampil menjadi yang kuasa penolong untuk anda. Yakin dan percaya saja, suatu ketika keuntungannya akan anda rasakan juga bahkan ucapan terima kasih dan puja puji bakal anda tujukan padanya.

Prudential PRUprime Healthcare Syariah

Berbicara perihal asuransi yang punya segudang manfaat, seminggu yang lalu, tepatnya Rabu tanggal 14 Juni 2017, PT. Prudential Life Assurance melaunching produk gres berbasis syariah. Asuransi tersebut diberi nama “Prudential PRUprime Healthcare Syariah”.

Peluncuran produk terbaru tersebut sekaligus menandai 10 tahun kepedulian Prudential Indonesia terhadap kesehatan warga negara Indonesia, dalam hal ini yang berbasis syariah dan lebih khusus lagi bagi umat muslim.

Ibu Nini Sumohandoyo
Kepedulian tersebut sangat beralasan, mengingat lebih banyak didominasi penduduk Indonesia yaitu muslim. Mengutip klarifikasi dari Ibu Nini Sumohandoyo yang menjabat sebagai Corporate Marketing, Communications and Sharia Director, Prudential Indonesia bahwa jikalau melihat lebih jauh lagi, hal ini menjadi sebuah potensi yang sangat besar. Apalagi hingga ketika ini, pengguna asuransi syariah gres berkisar di angka 7% saja.

Namun demikian, asuransi berbasis syariah perlahan-lahan menjadi primadona bagi umat Islam di tanah air. Hal ini alasannya yaitu asuransi syariah dikembangkan berbasarkan ketentuan Islam, serta secara garis besar merupakan asuransi yang sudah mempunyai kejelasan hukum, termasuk sesuai dengan aturan Islam.
Meski berbasis syariah, siapapun boleh menjadi nasabah dari Prudential Syariah ini. Artinya, asuransi ini tak hanya untuk umat muslim saja, tapi juga untuk umat lainnya. Dan hal ini sejalan dengan slogan yang diusung, yakni #PRUSyariahUntukSemua.

Menarik bukan? So, sudah siap merencanakan sekaligus merancang masa depan keuangan anda sesuai prinsip aturan serta syariat Islam bersama Prudential PRUprime Healthcare Syariah.

Oh iya, sesuai dengan nama produknya yang berbasis syariah, prinsip-prinsip universal dalam bersyariah pun berlaku di sini. Tepatnya sanggup saling tolong menolong membuatkan resiko, hingga laba yang sanggup diaplikasikan ke semua orang dan tentunya sanggup memenuhi kebutuhan para keluarga di Indonesia.

Sejak menciptakan terobosan gres berbasis syariah 10 tahun yang lalu, Prudential Indonesia sekarang telah mempunyai kurang lebih 510.000 polis syariah yang aktif dengan aset yang besar pula, yakni sekitar Rp. 3,4 triliun.

Keunggulan PRUprime Healthcare Syariah

www.prudential.co.id
Pasti ada yang bertanya-tanya, apa sih keunggulan dari PRUprime Healthcare Syariah itu sendiri? Jawabannya tentu banyak, namun sebelum membedah keunggulannya, ada baiknya kita tahu dulu apa itu PRUprime Healthcare Syariah.

Dari website Prudential Indonesia dijelaskan bahwa PRUprime healthcare syariah merupakan produk asuransi rawat inap berbasis syariah yang membayar biaya rumah sakit sesuai tagihan, dengan jangkauan global dan manfaat berkembang. Produk ini diluncurkan alasannya yaitu Prudential senantiasa mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat Indonesia yang menginginkan pinjaman menurut prinsip serta nilai-nilai universal syariah.”

Dari klarifikasi tersebut sudah terang sekali, bahwa salah satu keunggulan dari PRUprime healthcare syariah yaitu klaim yang dibayarkan kepada nasabah sesuai dengan tagihan rumah sakit. Artinya, nasabah tidak perlu pusing lagi memikirkan tagihan atau berapa lembar pecarahan Rp. 100.000 yang bakal dikeluarkan. Dengan kata lain, nasabah cukup fokus pada proses pemulihan selama dirawat di rumah sakit.

Sedangkan keunggulan lain PRUprime healthcare syariah, yakni :

  • Usia pertanggungan hingga 85 tahun, 
  • Memberikan manfaat pembayaran maksimal hinggan 35 milyar pertahun, apabila seluruh batas manfaat telah terpakai. Inilah yang menjadi ciri khas PRUprime healthcare syariah dikenal dengan limit booster, 
  • Kunjungan dokter seorang andal tanpa batas, 
  • Menawarkan manfaat berkembang dengan penambahan sebesar 10% dari batas manfaat tahunan awal, dengan syarat tidak ada klaim selama satu tahun polis berjalan, 
  • Perlindungan Internasional hingga ke seluruh dunia ( selain Amerika Serikat ), 
  • Kelas kamar glamor untuk rawat inap hingga Rp. 8 juta/hari, 
  • Manfaat pembayaran secara cashless di jaringan rumah sakit yang luas di Indonesia, Singapura dan Malaysia.
Terakhir sekaligus menyebabkan PRUprime healthcare syariah mempunyai keunggulan yang semakin menarik, yaitu diberikannya Dana Marhamah atau santunan kasih sayang. Dana ini diberikan jikalau nasabah meninggal dunia. Dan sesuai dengan taglinenya “PRUsyariah Untuk Semua”, dimana  prinsip-prinsip syariah berlaku universal, maka syariah sanggup diterapkan oleh siapapun tanpa pandang bulu, lintas agama, suku dan bangsa.

Untuk itulah, PRUprime healthcare syariah sanggup dimiliki oleh semua orang. Karena sehat itu bukan milikin oknum, sekelompok orang, atau segelintir orang saja, tapi sehat itu milik kita semua. Ya, milik semua orang.

Urusan sakit memang sudah di atur oleh Allah SWT, tapi tidak ada salahnya untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Karena yang namanya sakit sanggup tiba kapan saja tanpa harus direncanakan terlebih dahulu. Dan salah satu kewasapadaan yang perlu kita lakukan yaitu menyiapkan dana sakit dari jauh-jauh hari, salah satunya lewat asuransi.

Dan buat kau yang gundah menentukan asuransi, PRUprime healthcare syariah menawarkan solusi untuk meringankan bebanmu.

Makassar, 21 Juni 2017
Read More

“Sudah Berbuat Apa Untuk Indonesia?”

Ahhh… saya jadi teringat dengan pertanyaan serupa yang dilontarkan oleh seorang Ketua Pusat Kajian Pancasila UGM, Bapak DR. Heri Santoso. Waktu itu bertepatan dengan hari Jum’at, 16 Juni 2017, yang juga masih suasana bulan puasa. Lebih tepatnya hari ke-21 bulan ramadhan. Dimana pertanyaan yang diajukan kurang lebih menyerupai ini :
“Apa yang sudah kau lakukan untuk negeri yang kau cintai ini?”

Dan beberapa pertanyaan lainnya yang menciptakan penerima yang hadir sore itu berpikir keras dan resah mau menjawab yang mana dulu. Tidak terkecuali saya yang kebetulan duduk dibelakang salah satu Staff Tim Komunikasi Kepresidenan. Ya, dalam pikiran dan hati kecil saya, tampaknya belum ada apa-apanya bila dibandingkan dengan yang sudah dilakukan oleh para pendahulu bangsa ini.

Namun belum sempat menjawab, Bapak DR. Heri Santoso yang sore itu merupakan pembicara pertama menyampaikan bahwa sebetulnya banyak yang bisa kalian lakukan untuk negeri ini, terlebih lagi perkembangan zaman semakin modern. Nggak perlu eksklusif melaksanakan hal besar, mulailah dari hal-hal kecil terlebih dahulu. Misalnya, menanamkan sifat jujur, saling menghormati, menyebarkan hal positif, ide dan lain sebagainya. Termasuk juga dalam hal memakai media social.

Ya, apalah artinya mempunyai media social bila yang dilakukan setiap harinya hanyalah mengadu domba, menghasut, memprovokasi dan sebangsanya. Cobalah untuk berpikir jernih, jangan gampang di langgar domba, alasannya yakni domba saja tidak mau di adu. Dan ingat juga, kalau membela sesuatu jangan hingga membabi buta, alasannya yakni babi saja itu sudah jelek, apalagi kalau hingga buta.

Nah, berbicara perihal media social, provokasi, langgar domba, dan semacamnya, khusus di Indonesia, gemuruhnya seakan tiada henti. Setiap harinya selalu saja meriah dan ada-ada saja hal unik serta menarik untuk disimak. Sayangnya, terkadang hingga melambui batas dengan dalih setiap orang bebas berpendapat. Sampai-sampai duduk masalah adat pun menjadi luput dan tak jarang memunculkan sisi ganda dari sang penggunanya. Padahal bila mau berpikir cerdas dan bijak, seharusnya norma-norma di dunia nyata tetap di terapkan dalam bermedia social.

Dengan menerapkan norma-norma di dunia nyata dalam bermedia social, secara tidak eksklusif kita sudah mencoba mengaktualisasikan nilai-nilai pancasila. Kok bisa? Karena Pancasila sebagai dasar negara bisa menyeimbangkan tiga unsur penting, yaitu : agama, budaya dan negara.

Yang dalam bahasa halusnya, Pancasila dibangun atas tiga unsur tersebut. Jadi, kalau ada yang coba membenturkan antara negarawan dan agamawan atau budayawan, termasuk di dalam media social, maka itu bisa dibilang melaksanakan kesalahan.

So, mari mengaktualisasikan nilai-nilai pancasila dalam bermedia social. Tak hanya itu saja, dalam berkomunitas pun tidak ada salahnya untuk coba dipraktekkan, mengingat setiap komunitas punya hukum dan referensi interaksi sendiri-sendiri. Di sisi inilah yang perlu kita coba hadirkan Pancasila di dalamnya dan menjadikannya penggalan penting dalam melaksanakan interaksi antara satu dengan yang lainnya.

Bijak Dalam Bermedia Sosial

Khusus untuk umat muslim Indonesia, MUI beberapa bulan kemudian mengeluarkan aliran No. 24 tahun 2017 perihal panduan bermuamalah di media social. Tujuannya tak lain yakni semoga media social dipakai untuk hal positif, bermanfaat dan penuh tanggungjawab.

Artinya, baik buruknya akan kembali kepada kita juga sebagai penggunanya. Untuk itu, sampaikanlah sesuatu yang baik semoga akhirnya baik pula. Ya, nggak?
Yah, kalau tidak bisa memakai dengan baik, bisa akan menjadi keburukan buat kita. Tapi kalau dipakai dengan baik, maka bisa jadi akan menjadi kendaraan menuju nirwana kelak. “Mengutip kata Prof. DR. Ghalib MA, sekretaris umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan.

Dengan kata lain, kita harus bijak dalam memakai media social, mengingat media social kadang disalahgunakan bahkan tak jarang dijadikan ajang untuk mengadu domba, provokasi, menyebar isu bohong, hoax, fitnah, dan hal-hal negative lainnya. Dan juga alasannya yakni media social telah mengubah referensi interaksi manusia, khususnya jaman milaneal. Dimana insan justru lebih dekat melaksanakan interaksi dengan sesamanya yang berada nan jauh di seberang.

So… masih resah dan berpikir harus berbuat apa untuk Indonesia.

BTN Antara, 17 Agustus 2017
Read More
Previous PostPostingan Lama Beranda